09.23.07
Katanya Kajian Tafsir Qur’an, eh.. Ternyata..
Tulisan ini dibuat sebelum ramai-ramainya fenomena gerakan “al-Qiyadah al-Islamiyah” (3 juli 2007), istilah ini sebenarnya diperkenalkan oleh Ustadz Ba’abduh waktu beliau mengisi kajian di Masjid Kampus UGM beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 29 Juli 2007 atau 26 hari setelah saya menulis artikel ini. Namun, orang-orang yang pernah saya temui tidak mau atau belum pernah mengaku mereka dari gerakan mana, tapi dari sifat-sifat dan tipikalnya hampir sama. Dari tulisan ini, saya menginginkan diskusi lebih lanjut dengan antum semua..
Siang itu, tak disangka tak diduga, ada sebuah sms masuk ke nokia 2300ku. Pendek kata, pengirim sms itu (namanya dirahasiakan) mengajakku untuk ikut kajian tafsir Quran dirumah salah satu temannya, malam hari setelah maghrib. Eh.. tiba-tiba insting detektifku berbicara, ada yang aneh dari pesannya. Pertama, baru sekali ini temanku ngajak ngaji, tafsir lagi. Kedua, kajiannya dilaksanakan di rumah teman, bukan di masjid. Otakku langsung mengaitkan dengan beberapa informasi terdahulu yang pernah aku terima. Beberapa temanku ada juga yang pernah diajak seperti ini, dan hasilnya, teman-temanku itu mengklaim mereka diajak untuk ikut NII (Negara Islam Indonesia). Akhirnya, aku ambil hipotesis/dugaan sementara, aku diajak untuk ikut kajian tafsir oleh NII, seperti pengalaman beberapa temanku sebelumnya. Baca entri selengkapnya »
09.02.07
PERNYATAAN ‘ATHA` BIN KHALIL ABU RASYTAH AMIR HIZBUT TAHRIR MENGENAI KONFERENSI KHILAFAH INTERNASIONAL DI JAKARTA 12 AGUSTUS 2007
Pengantar : Berikut ini adalah pernyataan Al-’Alim Al-Jalil ‘Atha` Bin Khalil Abu Rasytah Amir Hizbut Tahrir terkait Konferensi Khilafah Internasional di Jakarta 12 Agustus 2007 dan peringatan hancurnya Khilafah, yang ditujukan kepada seluruh panitia, peserta, serta segala pihak yang turut bekerja keras untuk mensukseskan konferensi tersebut. Disertai doa kepada Allah Azza wa Jalla agar perjuangan ini dapat segera mendatangkan pertolongan Allah bagi umat Islam agar mereka dapat mengibarkan bendera Laa ilaaha illallah Muhammad rasulullah dengan penuh keagungan di seluruh dunia, yakni bendera negara Khilafah Rasyidah yang kedua yang mengikuti minhaj kenabian. Sesungguhnya Allah Maha Dekat dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya. (Redaksi khilafah1924.org)
Wahai Saudara Saudariku yang mulia,
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakutuh
Konferensi yang telah Anda selenggarakan, sungguh telah mencapai kesuksesan sampai mencapai level dapat menyejukkan hati orang-orang yang beriman sekaligus dapat membuncahkan kemarahan kaum kafirin dan munafikin. Sesungguhnya, kesuksesan itu, wahai saudara-saudaraku sekalian, tidak akan dapat terwujud tanpa adanya taufik Allah SWT atas ketepatan dan kecermatan kerja Anda, serta keikhlasan dan kesungguhan Anda dalam berdoa. Baca entri selengkapnya »

