Maret 26, 2007

Dagelan Teroris Dalam Hipokritnya Laptop

Posted in Media Monitor pada 8:10 am oleh Hanif al-Falimbani

Pagi ini, saya dibuat tersenyum sinis ketika membaca halaman awal sebuah koran Nasional. Ada 4 artikel di halaman awal ini, foto besarnya tentang ulang tahun Uni Eropa yang ke-50. Dalam foto itu para pemimpin negara-negara yang tergabung dalam uni eropa berfoto bersama dan Kanselir Jerman Angela Merkel terlihat berada di tengah dengan warna baju dan ekspresi tubuh yang berbeda sendiri, maklum, dia adalah satu-satunya wanita dalam foto ini, dan memang negaranya, Jerman, menjadi tuan rumah pada perayaan setengah abad uni eropa. Dari keempat artikel yang ada, satu artikel berbicara tentang ulang tahun “persekongkolan” eropa, satu lagi berbicara tentang manajeman ekonomi pemerintah. Sedangkan dua artikel lainnya berisi tentang cerita dibalik orang-orang yang dituduh sebagai teroris.

Halaman kedua, dan sebenarnya ini halaman yang paling saya suka, karena berisi tentang kabar-kabar dalam negeri yang sedang hangat, menurut saya, harusnya halaman kedua ini ada di halaman terdepan. Di halaman ini ada berita yang bagi saya cukup menonjol, karena sekali lagi mampu menyentuh relung hati saya yang paling dangkal, kenapa? Karena ada berita Ketua DPR memastikan bahwa pemberian laptop kepada 550 anggota DPR akan tetap ada, Masya Allah. Dan kabar yang saya dengar dari mulut Roy Suryo, bahwa dana yang dialokasikan untuk satu unit laptop adalah 21 juta rupiah, wacks…, dan kata Roy juga, bahwa sebenarnya hanya dengan 7 juta saja, sebenarnya DPR bisa mendapatkan komputer dengan merek terkenal. Bayangkan 3 kali lipat, mungkin mereknya 3 kali lipat lebih terkenal juga ya.. Apa mungkin anggota DPR mau make Apple..??

Mungkin para petani akan bilang, “Dimana mata kalian wahai wakil rakyat.. Ketika gabah kami dihargai murah, karena impor beras yang kalian setujui… Mending uangnya untuk menutupi kerugian yang kami derita, kami sudah panas-panasan setiap hari, tapi tetap saja rugi, beda dengan anda, tiap hari duduk di tempat yang empuk lagi sejuk sambil tidur-tiduran lagi, untung lagi, dapat laptop lagi, mana rasa perwakilan anda terhadap derita yang terus-menerus kami alami.. mana mata kalian wahai wakil rakyat..??!!!”

Lanjut ke halaman Internasional yang berisi satu berita aneh dan satu berita lucu. Yang perlu dicatat, dua berita ini bukan berita kocak yang biasa ditaruh di kilasan kawat. Berita anehnya adalah tentang Sekjen PBB, Ban Kii-moon, yang ogah ketemu sama perdana menteri Palestina Ismail Hanieya. Alasannya simpel, karena Hanieya dari Hamas, dan Hamas gak mau mengakui Israel. Aneh.. Kan?? Lembaga yang menginginkan perdamaian dunia kok dirinya sendiri gak bisa berdamai dengan rakyat Palestina yang selalu tertindas.

Berita yang lucu, lagi-lagi datang dari anak cucu Umar bin Khaththab-radhiyaLlahu ‘anh-. Indonesia, Qatar dan Afrika Selatan, yang terpilih menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB menyatakan setuju atas resolusi DK PBB untuk menjatuhkan sangsi ke Iran karena pengayaan uraniumnya. Padahal ketiga negara ini mengaku sedih atas dikeluarkannya resolusi itu. Lucu, hipokrit, dan Aneh, sedih kok mau-maunya menyetujui. Gampang aja, klo saya jadi delegasi dari USA, saya akan katakan kepada delegasi dari Indonesia begini,

Anda boleh bersedih didepan mata rakyat anda sampai meneteskan air mata sekalipun, tapi anda harus menyetujui resolusi ini, ingat, anda masuk ke sini atas bantuan kami, kalau anda tidak mau menyetujuinya, saya bisa usulkan ke pemerintah saya untuk kembali memboikot suku cadang paralatan perang anda, atau saya akan mengusulkan untuk menambah intelijen di tengah rakyat anda dan menjebak orang-orang yang punya semangat besar dalam berjihad tetapi minim ilmu untuk nge-bom di sana sini, sehingga pemerintahan anda akan semakin jelek dimata umat Islam, karen kerjanya hanya menangkapi para ustadz saja. Atau, saya akan buat media memblow-up berita tentang laptopnya anggota DPR, sehingga anggota DPR gak jadi dapat laptop, yang pada akhirnya mereka akan menjadi semakin naik darah dan akan menanyai anda dengan ganas ketika anda melaporkan laporan pertanggungjawaban anda dari sini, bagaimana..??

Yahh.. sekali lagi, inilah salah satu episode Negeri Yang Terjajah dan terus terjajah, dan parahnya, gak sadar kalau sedang dijajah. Mau gak terjajah..?? Lepaskan penghambaan kepada manusia, kepada penghambaan sepenuhnya kepada Allah rabbul izzati. Caranya bagaimana? Tegakkan Aqidah dan Syariah Islam ditengah-tengah kehidupan masyarakat, dalam bingkai Khilafah Islamiyah dengan jalan damai tanpa kekerasan. Kok bisa?? Makanya, Ngaji doonng..😉

12 Komentar »

  1. anung said,

    namanya aja politik mas…

    “semua itu bisa diselesaikan lewat diplomatik”!

  2. ..:X W O M A N:.. said,

    Dewannya pada kampungan!

  3. :: Mas Anung ::

    Yup diplomatik antara penjajah dan yang terjajah, keliatab gak merdeka kan.. wong keberatan kok malah setuju.. kan keliatan banget dijajahnya.. nggeh mboten Mas Nung..🙂

    :: XWoman ::

    Ndeso.. ndesoo.. puas.. puas.. 🙂

    terlebih lagi.. yang mereka kerjakan membuat hukum selain dnegan hukum Allah, haram ini… nggeh mboten..🙂

  4. syifa said,

    kalo gitu harusnya kita juga jadi ‘orang’ biar pendapat kita di dengar oleh orang2 uni eropa, PBB en teman2 DPR. what a time are u waiting for?

  5. peyek said,

    kadang saya heran, yang bodoh itu siapa ya? yang nggak berdaya itu siapa? rakyat atau pemimpin? terus kang, kapan kita bisa bener-bener menjadi sebuah negara yang duduk sama rendah berdiri sama tinggi?, kok sepertinya mimpi kang.

    Ngomong petani? sedih kang, kemaren lihat di metro, halah seenaknya saja ngomong orang BURT (Bandan Urusan Rumah Tangga) yang perempuan itu, kelihatan goblok, buuodo kela-kelo koyok kebo, gitu kok ya menjabat ya kang!.

  6. Udah nyadar, betapa terpuruknya negeri ini, So mai bergerak…. sakan tekatz

  7. :: Syifa ::

    Waduh jangan lah.. wong belum jadi ‘orang’ aja tulisan-tulisanku diatas sudah didengar sama anggota DPR, kan DPR ndak jd dpt laptop..

    :: Peyek ::

    Bener Kang… klo ngeliat petani itu sedihnya ndak habis-habis…

    :: Wardah El Shafa ::

    Yup satukan tekad.. tegakkan syariah Islam dan Khilafah..!!! 🙂

  8. xela-chan said,

    Kerasa banget ya, qta emang terjajah. Seandainya ada khilafah yang menaungi dan melindungi kaum muslim…
    Ah, jangan berandai-andai, tapi berjuang!!!!
    Janji Allah itu pasti..

  9. AlhamduliLlah.. itu dia, berjuang..!!!

    Semoga ridho Allah selalu menyertai..

  10. pramur said,

    Numpang nimbrung nih Mas…
    Hm.. Laptop untuk DPR (meminjam istilah Umar Kayam) sokur ngalamdulilah nggak jadi dibagikan.
    .
    Ya Allah, aku tahu Engkau Maha Adil…

  11. detik said,

    Assalammu’alaikum
    yang namanya penindasan dan penjajahan emang musti diberantas.
    makanya….rubah sistem dengan masuk ke sistem. umat Islam perlu bersatu, jangan terpecah karena perbedaan.
    yang paling penting Bergerak Tuntaskan Perubahan!!!!
    menuju Muslim Negarawan.

    wassalammu’alaikum

  12. :: Pramur ::

    Numpang jawab nih Mas..🙂

    sokur nagalamdulillah itu artinenipun menopo Kang?

    :: detik ::

    ‘alaikumussalaam

    Bergerak Tuntaskan Perubahan!!!! Tuntas menuju tegaknya Khilafah dan Syariah baik dari dalam maupun dari luar sistem


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: