Februari 24, 2008

Antara Kurt Westergaard, Passan Rashad, Dan Gamal al-Banna

Posted in Tumpah Hati pada 9:11 am oleh Hanif al-Falimbani

‘Ali bin Abi Thalib–karamaLlahu wajhah– menuturkan bahwa ada seorang wanita Yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Nabi–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. (Karena perbuatannya itu) perempuan tersebut telah dicekik sampai mati oleh seorang lelaki. Ternyata RasuluLlah–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam–menghalalkan darahnya (wanita tersebut).” (HR Abu Dawud)[1]

Kurt Westergaardla’natuLlah ‘alaih-adalah seorang kartunis Denmark yang menggambar kartun Nabi Muhammad–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam– sedang memakai “Bom Sorban” di surat kabar Jyllands Posten pada tanggal 30 September 2005. Kemarin Rabu, tanggal 13 Februari 2008 kartun itu diterbitkan lagi, tapi kali ini bukan hanya di Jyllands Posten, tetapi juga di 10 media masa terkemuka lainnya di Denmark dan juga di televisi nasional, tak ketinggalan tiga harian di eropa (Swedia, Belanda, dan Spanyol) juga ikut mencetaknya. Tadi pagi saya lihat berita di Trans TV tentang Masyirah (Demo) FUI (Forum Umat Islam) di kedutaan Denmark di Jakarta, Trans TV juga menampilkan sebagian kartunnya walaupun hanya terlihat sebagian kecilnya saja, sedangkan bagian gambar yang lain di buram-buramkan.

Kartun-kartun itu diterbitkan lagi secara massal di media massa Denmark dan sebagian eropa karena sehari sebelumnya (12/2/08) Badan Intelijen Denmark, PET, mengklaim berhasil menggagalkan sebuah rencana pembunuhan terhadap Kurt Westergaard. Dan anehnya, sehari kemudian (13/2/08), PET melalui orang nomor satunya, Jacob Scharf, membebaskan para tersangka dari tuduhan itu, karena mereka tidak mampu membeberkan bukti yang mendukung tuduhan bahwa para tersangka ingin membunuh Kurt Westergaard. Jelas sekali bahwa ini hanyalah akal-akalan kaum kafir untuk kembali menghina NabiyuLlah Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. Bahkan Kurt Westergaard sendiri dengan pongahnya mengatakan kepada Berlingske Tidende (13/2/08), “Dengan kartun ini saya ingin menunjukkan bagaimana fanatiknya Islam fundamental atau teroris menggunakan agama sebagai jenis senjata spriritual.”

Kurt Westergaard ini orang kafir, wajar jika dia benci kepada Islam, tapi apalah jadinya ketika yang melakukan penghinaan adalah dari kalangan kaum muslimin? Baru-baru ini ada seorang wanita yang bernama Passan Rashad, dia menulis buku yang berjudul “Love and Sex in the Prophet’s Life“. Buku ini di beberapa bagiannya berisi berbagai posisi hubungan sex dan orgasme.[2] Buku ini juga sempat diikutsertakan dalam pesta buku internasional di Kairo, Mesir bulan Januari kemarin. Akibatnya, para Ulama di negara itu mengecam keras buku tersebut dan penulisnya dijatuhi status murtad, sehingga layak dihukum mati.

Akibat dari fatwa mati tersebut, Rashad mendapat ancaman, Rumahnya didatangi seorang laki-laki berjanggut dan berjambang yang mengancamnya. “Dia menggedor pintu pada jam dua pagi dan bertanya pada suami saya apakah saya adalah pengarang buku yang dijatuhi sanksi mati, ” tutur Rashad. Rashad beralasan bahwa dengan buku itu ia ingin membantah mitos yang dipropagandakan musuh-musuh Islam, yang menggambarkan Nabi Muhammad shallaLlahu ‘alaihi wa sallam sebagai sosok yang terobsesi dengan perempuan. Betapapun mulianya alasan yang dikemukakan oleh Rashad, namun apalah artinya jika yang dilakukannya justru menyalahi syariat Islam. Karena kaidah dalam beramal bagi seorang muslim bukan hanya ikhlas saja, tetapi juga sesuai dengan Syariat Islam.[3]

Tetapi yang tidak habis pikir lagi adalah jika ada orang yang disebut-sebut Cendekiawan Muslim malah justru membela perbuatan keji yang dilakukan oleh Rashad ini, dialah Gamal al-Banna[4]. Cendekiawan Muslim ini adalah salah seorang yang menentang fatwa mati tersebut. Menurutnya, fatwa mati itu menunjukkan kemunduran dalam memahami Islam. “Kita harus menghindari fatwa-fatwa semacam ini dengan penolakan disertai alasan yang jelas terhadap kebohongan-kebohongan ini,” ujar al-Banna seraya menyatakan bahwa ulama yang mengeluarkan fatwa mati terhadap Rashad adalah ulama yang tidak punya pengikut. Gamal al-Banna juga menghimbau menteri penerangan negara-negara Arab melarang penayangan fatwa tersebut, karena bisa memicu kekacauan di tengah masyarakat dan membuat kaum intelektual hidup dalam ketakutan.

Bagaimana pendapat anda?

Sumber Berita :

Buletin Al-Islam [edisi 393] : “Nabi Muhammad Saw. Dihina Lagi!

Eramuslim : “Buku Kontroversi Tentang Nabi Muhammad Saw Terbit di Mesir


[1] Hadits ini terdapat dalam Kitab Nailul Authar karangan Imam Asy-Syaukani dalam Bab yang berjudul, “Membunuh Orang yang Menghujat Nabi dengan kata-kata yang Nyata“, Jilid VII/213-215. (Lihat: Khilafah Magazine 7/I/April 2006, halaman 10-11)[2] Menurut Mustafa al-Gindi, Anggota parlemen Mesir dari kalangan independen.

[3] Imam Ibnu Taymiyyah –rahimahuLlah– dalam kitabnya Majmu’atul Fatawa Pada Bab Amar Ma’ruf Nahiy Mungkar & Kekuasaan di sub-Bab yang berjudul “Syarat diterimanya amal” mengutip perkataan Imam Fudhail bin ‘Iyadh, mengenai firman Allah –subhanahu wa ta’ala-:

öNä.uqè=ö7u‹Ï9.. ö/ä3•ƒr& ß`|¡ômr& WxuKtã 4 ÇËÈ

Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang paling baik amalnya.” (TQS al-Mulk, ayat 2)

Imam Fudhail bin ‘Iyadh berkomentar : “Yang dimaksud ayat tersebut adalah yang paling ikhlas (Akhlashuhu) dan yang paling benar (Ashwabuhu)”. Ditanyakan kepadanya “Wahai Abu Ali, apakah yang paling ikhlas dan yang paling benar itu?”, Ia menjawab, “Amalan, jika sudah benar tapi tidak ikhlas, maka tidak diterima. Jika sudah ikhlas tapi tidak benar, maka tidak diterima juga, sehingga amalan tersebut ikhlas dan benar. Amal yang ikhlas adalah yang semata karena Allah, dan yang benar itu yang sesuai dengan Sunnah”

[4] Gamal al-Banna lahir pada tanggal 15 Desember 1920. Akrab dengan dunia tulis-menulis dan jurnalistik sejak usia muda. Pada tahun 1946 menulis “Neo-Demokrasi” yang salah satu idenya adalah pemahaman baru terhadap agama (fahm jadîd li al-dîn) menjadi salah satu pilar neo-demokrasi. Gamal juga adik kandung pendiri Jamaah Ikhwan Muslimun, Imam al-Syahid Hasan Al-Banna –rahiimahuLlah-. Ketika Ikhwan Muslimin mendirikan media cetak, Gamal menjadi sekretaris redaksinya. Namun menurut pengakuan Gamal, dia sendiri tidak pernah menjadi anggota Ikhwan Muslimun. Memang, Gamal memiliki pemikiran yang independen. Meskipun dia sangat mengapresiasi perjuangan kakaknya itu. Salah satu komentar Gamal yang menarik terhadap Hasan Al-Banna adalah, Hasan Al-Banna adalah sosok yang “liberal”. Buku-buku karya Gamal al-Banna antara lain : Nahw Fiqh Jadîd (Menggagas Fiqih Baru); Mas’ûliyah Fasyl al-Dawlah al-Islâmiyah (Tanggungjawab Kegagalan Negara Islam), buku ini dibredel oleh Majma’ al-Buhuts al-Islamiyah. (Lihat : Muhammad Guntur Romli, “Gamal al-Banna dan revivalisme Islam“)

6 Komentar »

  1. tania said,

    Kesimpulan Antara Kurt Westergaard, Passan Rashad, Dan Gamal al-Banna
    perbedaan
    Kurt=kafir
    Passan Rashad, Dan Gamal al-Banna=masih Muslim

    Kesamaan
    Tapi sama sama melakukan penghinaanterhadap Nabi

  2. Aday said,

    Mas..mas,,,maaf OOT.. Tapi kapan jadinya diskusi terbuka sama Jo????
    Udah banyak yg nunggu pgn liat..

  3. ::tania::

    WaLlahu’alam.. apakah yang dilakukan Gamal itu juga termasuk penghinaan? tapi saya tidak setuju dengan argumen pembelaannya itu..

    ::Aday::

    Iya, Insya Allah saya lagi memprosesnya.. do’akan saja ya Mas.. Atau, kalau Mas Aday mau mbantu, saya senang sekali.. hehe..

  4. oktara said,

    saya masih percaya dengan gamal al-banna.

  5. afifah afrah said,

    gamal …seharusnya bukan dilindungi…karena ia telah melecehkan nabi muhammad,,,,dengan kartun…yng ia…ekspos….
    biarlah ALLAH yng akn menhukumnya…
    waspadai dengan gerakan zionisme yang akn menghancurkan islam tanpa kita sadari……
    yang dikhawatirkan bukan gerakan islam yng kaffah…

  6. bebeto said,

    argumen itu cmn menguatkan pendapatnya spy diterima krn dia mengira dengan profesinya yg dijalankan dgn pintar dan bijak banyak diantaranya yg diterima di masyarakat islam akan tetapi dia tdk mengetahui sebesarmana keanekaragaman ajaran islam dengan budaya di dunia.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: