April 20, 2008

Sutrah Bagi Orang Shalat (Bag. 1) : Pengertian & Hukum Sutrah

Posted in FIKIH, Islam tagged , , , , pada 3:27 am oleh Hanif al-Falimbani

Yang kami maksud dengan sutrah adalah sesuatu yang diletakkan si mushalli (orang yang shalat) di depannya. Bisa berupa tongkat, kayu, atau ina-in , dan sebagainya, yang dimaksudkan untuk membatasi tempat shalatnya, sehingga tidak ada seorangpun yang bisa menyertainya dan memungkinkan baginya untuk bisa melaksanakan shalat dengan thuma’ninah tanpa dilewati oleh manusia atau hewan yang bisa memutuskan atau mengganggu shalatnya itu.

Menjadikan sesuatu sebagai sutrah didalam shalat itu hukumnya sunat. Dari Sabrah bin Ma’bad radhiyaLlahu ‘anhu, ia berkata : RasuluLlah shallaLlahu ‘alaihi wa sallam bersabda : Baca entri selengkapnya »

September 23, 2007

Katanya Kajian Tafsir Qur’an, eh.. Ternyata..

Posted in dakwah, FIKIH, fiqih, Islam, Sesat, Tauhid, Tumpah Hati pada 1:38 pm oleh Hanif al-Falimbani

Tulisan ini dibuat sebelum ramai-ramainya fenomena gerakan “al-Qiyadah al-Islamiyah” (3 juli 2007), istilah ini sebenarnya diperkenalkan oleh Ustadz Ba’abduh waktu beliau mengisi kajian di Masjid Kampus UGM beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 29 Juli 2007 atau 26 hari setelah saya menulis artikel ini. Namun, orang-orang yang pernah saya temui tidak mau atau belum pernah mengaku mereka dari gerakan mana, tapi dari sifat-sifat dan tipikalnya hampir sama. Dari tulisan ini, saya menginginkan diskusi lebih lanjut dengan antum semua..

Siang itu, tak disangka tak diduga, ada sebuah sms masuk ke nokia 2300ku. Pendek kata, pengirim sms itu (namanya dirahasiakan) mengajakku untuk ikut kajian tafsir Quran dirumah salah satu temannya, malam hari setelah maghrib. Eh.. tiba-tiba insting detektifku berbicara, ada yang aneh dari pesannya. Pertama, baru sekali ini temanku ngajak ngaji, tafsir lagi. Kedua, kajiannya dilaksanakan di rumah teman, bukan di masjid. Otakku langsung mengaitkan dengan beberapa informasi terdahulu yang pernah aku terima. Beberapa temanku ada juga yang pernah diajak seperti ini, dan hasilnya, teman-temanku itu mengklaim mereka diajak untuk ikut NII (Negara Islam Indonesia). Akhirnya, aku ambil hipotesis/dugaan sementara, aku diajak untuk ikut kajian tafsir oleh NII, seperti pengalaman beberapa temanku sebelumnya. Baca entri selengkapnya »