Desember 13, 2010

10 tahun.. 20 tahun lagi..

Posted in Tumpah Hati pada 12:23 pm oleh Hanif al-Falimbani

10 tahun.. 20 tahun lagi..
Saat tangis dan tawa kita telah melebur menyatu,
Saat buah hati kita juga tlah merasakan apa itu rindu,
Saat umur telah terkatakan dengan memutihnya rambut,
Saat wajah tlah tergores oleh tuanya usia,
Saat fisik tlah terkulai dalam lamunan..

10 tahun.. 20 tahun lagi..
Aku berjanji, bunga dalam hatiku takkan pernah layu..
Akar dalam relungku takkan pernah tercerabut,
Wanita dalam lamunanku takkan pernah terganti,
Wajah yang menghiasi mimpiku takkan pernah hilang,
Karena cinta yang kubasuh ini begitu lembut,
Bunga yang kupetik ini terlalu indah,
Dan akar yang kupendam ini begitu kuat..

10 tahun.. 20 tahun lagi..
Bagaimanapun bentuk rupa dunia, takkan berubah, takkan tergantikan,
apa yang selalu dirindu oleh hatiku yang suci karena Allah ta’ala..
Sheila Nurul Huda..

[dari aku untuk istriku]

Januari 16, 2010

Undangan Pernikahanku

Posted in Tumpah Hati pada 12:40 pm oleh Hanif al-Falimbani

LIHAT UNDANGAN LENGKAP

LIHAT UNDANGAN VERSI FLASHnya

Juli 26, 2008

Cara Mudah Mendapatkan Calon Anggota DPR

Posted in Tumpah Hati tagged , , , pada 11:53 pm oleh Hanif al-Falimbani

Ada cara mudah untuk mencari calon anggota DPR, cara ini mungkin bisa digunakan oleh partai-partai peserta pemilu yang saat ini dengar-dengar sedang kebingungan dalam mencari calon anggota legislatif dari partainya, waktunya mepet. Nah, tadi malam saya lihat teater koma yang judulnya “Kabaret” di MetroTv, nggak sengaja, tapi pas nyetel, langsung liat sebuah anekdot yang benar-benar pedas untuk para anggota DPR, tapi kalau saya pikir-pikir justru anekdot ini bisa dijadikan metode bagi partai-partai peserta pemilu untuk mencari calon anggota legislatifnya karena metode ini memang simpel dan kilat. Kurang lebih, begini anekdotnya: Baca entri selengkapnya »

Maret 20, 2008

Pendapat Imam Yusuf al-Qardhawiy dan Syaikh Dr. al-Buthi tentang Hadits Ahad Dalam Aqidah

Posted in Tumpah Hati pada 1:30 pm oleh Hanif al-Falimbani

Gelar ”Imam” yang disematkan didepan nama Syaikh Yusuf al-Qardhawiy pada judul diatas silahkan antum semua terjemahkan sebagai rasa tsiqoh (percaya) saya terhadap komentar akhiina Zulkifli di sebuah tulisan saya, dan agaknya memang tulisan saya itu sedikit menyentuh relung-relung gharizatul baqa’ beliau.

 

Dalam komentarnya, akhiina Zulkifli sedikit menyentil salah satu gerakan Islam internasional yang saat ini sedang naik daun, namun itu tidak terlalu menjadi masalah bagi saya. Sehingga pada awalnya saya tidak terlalu risau dengan komentar-komentar beliau, namun ada rasa bersalah yang lama-kelamaan muncul dalam hati saya jika tidak menanggapi salah satu bagian dari komentar beliau tersebut, bukan tentang sentilan-sentilan beliau terhadap Hizbut Tahrir Indonesia dan para anggotanya karena memang saya tidak mempunyai kepentingan untuk itu, tetapi yang saya risaukan adalah tentang masalah hadits ahad dan posisinya dalam aqiidah. Baca entri selengkapnya »

Februari 24, 2008

Antara Kurt Westergaard, Passan Rashad, Dan Gamal al-Banna

Posted in Tumpah Hati pada 9:11 am oleh Hanif al-Falimbani

‘Ali bin Abi Thalib–karamaLlahu wajhah– menuturkan bahwa ada seorang wanita Yahudi yang sering mencela dan menjelek-jelekkan Nabi–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam. (Karena perbuatannya itu) perempuan tersebut telah dicekik sampai mati oleh seorang lelaki. Ternyata RasuluLlah–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam–menghalalkan darahnya (wanita tersebut).” (HR Abu Dawud)[1]

Kurt Westergaardla’natuLlah ‘alaih-adalah seorang kartunis Denmark yang menggambar kartun Nabi Muhammad–shallaLlahu ‘alaihi wa sallam– sedang memakai “Bom Sorban” di surat kabar Jyllands Posten pada tanggal 30 September 2005. Kemarin Rabu, tanggal 13 Februari 2008 kartun itu diterbitkan lagi, tapi kali ini bukan hanya di Jyllands Posten, tetapi juga di 10 media masa terkemuka lainnya di Denmark dan juga di televisi nasional, tak ketinggalan tiga harian di eropa (Swedia, Belanda, dan Spanyol) juga ikut mencetaknya. Tadi pagi saya lihat berita di Trans TV tentang Masyirah (Demo) FUI (Forum Umat Islam) di kedutaan Denmark di Jakarta, Trans TV juga menampilkan sebagian kartunnya walaupun hanya terlihat sebagian kecilnya saja, sedangkan bagian gambar yang lain di buram-buramkan.

Kartun-kartun itu diterbitkan lagi secara massal di media massa Denmark dan sebagian eropa karena sehari sebelumnya Baca entri selengkapnya »

Desember 12, 2007

UPDATED : Diskusi Publik Pemanasan Global : “SAVE THE EARTH WITH ISLAM”

Posted in Tumpah Hati pada 9:27 pm oleh Hanif al-Falimbani

Assalaamu’alaikum WarohmatuLlahi Wabarokatuhu..

Saya mengundang antum semua untuk hadir Dalam acara DIskusi Publik PEMANASAN GLOBAL bertema “SAVE THE EARTH WITH ISLAM” Baca entri selengkapnya »

BLOG INI DIBUKA LAGI… ENTAH SAMPAI KAPAN..

Posted in Tumpah Hati pada 8:45 pm oleh Hanif al-Falimbani

AlhamduliLlah.. mulai hari ini insya Allah saya akan membuka blog ini lagi..

Oktober 10, 2007

BLOG INI DITUTUP SEMENTARA… ENTAH SAMPAI KAPAN..

Posted in Tumpah Hati pada 2:15 pm oleh Hanif al-Falimbani

lebaran2

BismiLlahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum kepada saudaraku sekalian.. Baca entri selengkapnya »

September 23, 2007

Katanya Kajian Tafsir Qur’an, eh.. Ternyata..

Posted in dakwah, FIKIH, fiqih, Islam, Sesat, Tauhid, Tumpah Hati pada 1:38 pm oleh Hanif al-Falimbani

Tulisan ini dibuat sebelum ramai-ramainya fenomena gerakan “al-Qiyadah al-Islamiyah” (3 juli 2007), istilah ini sebenarnya diperkenalkan oleh Ustadz Ba’abduh waktu beliau mengisi kajian di Masjid Kampus UGM beberapa waktu yang lalu, tepatnya tanggal 29 Juli 2007 atau 26 hari setelah saya menulis artikel ini. Namun, orang-orang yang pernah saya temui tidak mau atau belum pernah mengaku mereka dari gerakan mana, tapi dari sifat-sifat dan tipikalnya hampir sama. Dari tulisan ini, saya menginginkan diskusi lebih lanjut dengan antum semua..

Siang itu, tak disangka tak diduga, ada sebuah sms masuk ke nokia 2300ku. Pendek kata, pengirim sms itu (namanya dirahasiakan) mengajakku untuk ikut kajian tafsir Quran dirumah salah satu temannya, malam hari setelah maghrib. Eh.. tiba-tiba insting detektifku berbicara, ada yang aneh dari pesannya. Pertama, baru sekali ini temanku ngajak ngaji, tafsir lagi. Kedua, kajiannya dilaksanakan di rumah teman, bukan di masjid. Otakku langsung mengaitkan dengan beberapa informasi terdahulu yang pernah aku terima. Beberapa temanku ada juga yang pernah diajak seperti ini, dan hasilnya, teman-temanku itu mengklaim mereka diajak untuk ikut NII (Negara Islam Indonesia). Akhirnya, aku ambil hipotesis/dugaan sementara, aku diajak untuk ikut kajian tafsir oleh NII, seperti pengalaman beberapa temanku sebelumnya. Baca entri selengkapnya »

Juli 3, 2007

Sehari Bareng Mas Zaenal

Posted in Tumpah Hati pada 5:25 pm oleh Hanif al-Falimbani

Beberapa hari yang lalu, tepatnya hari senin, aku dapat pengalaman yang sangat berharga. Mas Zaenal, seorang pengemban dakwah dari Malang, dia telah berjasa memberikan pengalaman baru buatku. Mengapa? Karena hari itu, Baca entri selengkapnya »

Juni 24, 2007

Ketika Bumi Menemui Hari Terakhirnya

Posted in al-Mustanir, Tumpah Hati pada 8:00 am oleh Hanif al-Falimbani

Sebagian besar bencana dan musibah yang kita hadapai merupakan buah dari ilmu dan teknologi.” Hawking

Pernahkah terbayangkan olehmu, apa yang terjadi ketika sebuah asteroid menubruk bumi? Atau ketika Rusia dan USA ontal-ontalan bom nukilr? Atau ketika virus H5N1 (Flu burung) menjadi pandemi? Atau ketika permukaan air laut naik 10 meter? Pernakah terbesit dalam benakmu, apa yang bakal kamu lakukan ketika itu terjadi? Baca entri selengkapnya »

Juni 11, 2007

Dunia ini “Kecil” Baginya

Posted in al-Mustanir, Tumpah Hati pada 12:42 am oleh Hanif al-Falimbani

Tadi malam aku berbincang dengan seorang teman akrab, sungguh aku mencintainya karena Allah. Dia adalah seorang pengemban dakwah yang ingin melanjutkan kehidupan Islam. Dimataku, dia seorang yang sangat mengagumkan, kehidupannya sederhana, bahkan sangat sederhana. Bayangkan, untuk mondok saja dia tidak sanggup membayar. Padahal hanya butuh uang sekitar 200ribu saja sebulan untuk makan, tempat tinggal dan iuran belajar di pondok, tapi saat ini dia keluar karena tidak sanggup membayar.

Tadi malam dia cerita tentang sesuatu yang membuatku tersentak. Baca entri selengkapnya »

Mei 27, 2007

Di Ruas Jalan Jendral Sudirman Jogja, Setahun Kemarin

Posted in Tumpah Hati pada 10:56 pm oleh Hanif al-Falimbani

Pertanyaannya, mengapa saya menampilkan tumpahan hati dari Kang Mas TITOK mengenai apa yang terjadi 27 Mei, setahun kemarin. Karena saya tahu cerita beliau lebih pantas untuk ditampilkan, daripada cerita hidup yang saya alami di waktu yang sama. Untuk Kang Mas Titok, afwan saya telah menampilkan tulisan antum tanpa izin dari antum, saya ambil dari milisnya Sobat Muda, yang antum kirim ke sana. Terakhir, semoga ini menjadi pelajaran bagi kita semua. AlhamduliLlah. Baca entri selengkapnya »

Kritik Ringkas Qadha’ wa Qadar Menurut Jabariyyah

Posted in al-Mustanir, Tumpah Hati tagged , , , , , , , pada 10:40 pm oleh Hanif al-Falimbani

Keterpaksaan dan kebebasan manusia dalam berkehendak telah menjadi polemik sejak zaman romawi kuno. Namun banyak yang tidak sadar bahwa pembahasan semacam ini sebenarnya tidak banyak berpengaruh terhadap kemajuan berfikir manusia., bahkan tidak jarang membuat orang menjadi tidak produktif dalam hidupnya dan terkesan hanya berkutat pada masalah yang mengawang-awang, tidak nyata, dan tidak membuahkan hasil yang menggembirakan ketika menemukan sebuah jawaban, melainkan timbul banyak pertanyaan-pertanyaan baru yang seakan-akan tidak ada habisnya.

 

Oleh karena itu, tulisan ini hanyalah akan menjabarkan pendapat faham Jabariyyah mengenai Qadha’ dan Qodar, beserta sedikit tanggapan terhadapnya. Baca entri selengkapnya »

April 21, 2007

Habis TRIJI Terbitlah FORJI

Posted in Tumpah Hati pada 5:17 am oleh Hanif al-Falimbani

Judul diatas bukan dimaksudkan untuk mengingat hari Kartini yang jatuh hari ini, tapi hanya sebagai perumpamaan dari judul Buku yang katanya ditulis oleh Kartini, “Habis Gelap Terbitlah Terang” jadi analogi yang dapat ditarik “Triji itu gelap dan Forji itu terang”. Itu benar, Triji yang saya maksudkan adalah 3G, yaitu suatu teknologi broadband (pita lebar) yang di Indonesia berjalan didalam bingkai telepon seluler, kita pasti sudah mengenal bagaimana Telkomsel berkoar-koar dengan Slogan “Satu Dunia Berjuta Aksi”. Lantas, mengapa Triji itu saya katakan gelap? Dan apa itu Forji? Mengapa saya katakan Terang? Baca entri selengkapnya »

Laman berikutnya